Pertanyaan Paling Klasik tapi Bikin Deg-degan
Hampir di setiap wawancara kerja, pewawancara hampir selalu melontarkan pertanyaan legendaris: "Coba sebutkan apa kelebihan dan kekurangan utama kamu?". Pertanyaan ini kelihatannya sederhana, tapi sering bikin kandidat salah langkah.
Cara Menjawab Kelebihan (Strengths):
Pilih kelebihan yang paling relevan dengan posisi yang kamu lamar. Jangan hanya bilang "saya orangnya rajin", tapi berikan contoh nyatanya. Contoh: "Saya memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik, terbiasa membuat daftar prioritas tugas sehingga jarang melewatkan tenggat waktu."
Cara Menjawab Kekurangan (Weaknesses):
Jangan menjawab dengan kalimat klise yang pura-pura merendah seperti "Kekurangan saya adalah terlalu perfecciónis" (ini sudah basi dan sering ditebak HR). Sebutkan kekurangan yang nyata tapi tidak fatal, serta jelaskan langkah perbaikan yang sedang kamu lakukan. Contoh: "Saya terkadang kurang percaya diri saat harus berbicara di depan kelompok besar, namun saat ini saya mengatasinya dengan rutin mengambil kesempatan presentasi kecil di tim saya."